PESANTREN KILAT 1438 H SISWA SISWI SMPN 8 TANGERANG SELATAN

Superadmin · 20 July 2017 · Berita

Secara Khusus Pengertian Pesantren kilat adalah salah satu kegiatan kesiswaan dalam rangka memantapkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Bagi siswa yang beragama Islam dengan pola dan tata cara kehidupan pesantren yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah.

 

Tujuan Dilaksanakan Pesantren Kilat

Dengan adanya pelaksanaan  Pesantren kilat bagi siswa diharapkan dapat

  1. Meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan siswa tentang ajaran agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara ;
  2. Memperdalam, memantapkan, dan meningkatkan penghayatan ajaran agama Islam khususnya tentang keimanan, ibadah, akhlak, dan Al quran ;
  3. Menerapkan dan mengamalkan ajaran Islam dam kehidupan sehari-hari dalam rangka membentuk mental spiritual yang tangguh, kokoh, dan mampu menghadapi tantangan-tantangan negatif, baik yang datang dari dirinya pribadi maupun dari luar dirinya.
  4. Kegiatan pesantren kilat yang biasanya marak diadakan di setiap lembaga pendidikan formal pada berbagai jenjang pendidikan saat bulan Ramadhan, merupakan sebuah solusi.
  5. Solusi untuk lebih mendekatkan para siswa pada Islam yang selama ini hanyadiperkenalkan oleh para guru agama di sekolah dengan sambil lalu. Sebab di bulan-bulan di luar Ramadhan jam pelajaran agama Islam hanya dua jam pelajaran, sama porsinyadengan pelajaran Seni Budaya dan pelajaran Bahasa Sunda.
  6. Dapat dibayangkan, dengan jam pelajaran yang begitu terbatas, bagaimana mungkin para siswa bisa lebih paham tentang agamanya, bagaimana mungkin mereka akan bisa memaknai kitab sucinya, sertaapakah mereka akan sampai pada dapat mengaplikasikan pelajaran agama yang dianutnyadalam kehidupan sehari-hari? Dan kegiatan pesantrén kilat bak oase di tengah padang yang gersang, ibarat segelas air yang mampu menghilangkan rasa dahaga seorang pengembara yang kehausan di tengah perjalanan. Pesantren kilat, sebuah kegiatan yang di dalamnya begitu sarat makna danmanfaat.
  7. Dengan mengikuti kegiatan pesantren kilat, para siswa seakan-akan diingatkan kembali, bahwa setiap muslim diwajibkan mengetahui lebih dalam tentang agama Islam, tidak bisasambil lalu dan tidak cukup dengan hanya menelan berbagai teori seperti yang terdapat dalam kebanyakan buku teks pelajaran agama. Memeluk Islam itu adalah menjadikan

agama rahmatan lil alamin ini pegangan hidup dengan keyakinan sepenuh hati. Memeluk Islam itu tidak cukup hanya bersifat seremonial belaka, serta perlu dikondisikan sedemikian rupa, sehingga terciptalah situasi yang kondusif ke arah pemahaman agamaIslam yang sesungguhnya.

Meskipun pesantren kilat itu dilaksanakan tidak lebih dari 3 hari saja mulai tanggal 5 – 7 Juli 2017 (benar-benar kilat), kegiatan ini tidak bisa dianggap sepele. Bila dalam waktu yang singkat itu para pemateri berikut para santrinya serius dalam mengisi kegiatan ini, insyaAllah akan memberikan kontribusi yang cukup berarti untuk pendidikan generasi muda Islam. Apalagi biasanya materi-materi yang diberikan kepada para siswa begitu beragam,seperti mengenai akidah, ahlak, Al Qur’an, Asmaul Husna, pengetahuan tentang tarikhRasulullah, dan sebagainya. Waktu yang singkat itu akan menjelma menjadi saat-saatyang tepat untuk menggembleng mereka yang sesungguhnya sangat memerlukan semuaitu.Kontribusi program pesantren kilat pada dunia pendidikan generasi muda di Indonesia, bisa diuraikan sebagai berikut.

  1. Menambah pemahaman para siswa tentang Islam;
  2. Memperkenalkan dan mendekatkan para siswa dengan Asmaul Husna;
  3. Mendekatkan para siswa pada Al Qur’an dan membiasakan diri untuk membaca danmenghapalnya secara mandiri;
  4. Mengajarkan tentang taharah (bersuci) menurut Islam;
  5. Mengajarkan ilmu baca tulis Al Qur’an;
  6. Menambah wawasan para siswa tentang sejarah Islam, terutama riwayat para Nabi danRasulnya;
  7. Menanamkan kecintaan mereka pada Rasulnya, serta menjadikan Nabi Muhammad sebagai tokoh idola mereka yang patut diteladani;
  8. Memotivasi siswa untuk lebih rajin melaksanakan ibadah wajib (pokok);
  9. Menanamkan kebiasaan gemar melaksanakan kegiatan-kegiatan keagaaman;
  10. Menanamkan sifat gemar beramar ma’ruf nahyi munkar;
  11. Menanamkan keyakinan bahwa Islamlah agama yang paling benar dan diridoi olehAllah swt.
  1. Dengan uraian di atas maka kita sebagai orang tua dan guru, sudah sepantasnya mendukung kegiatan ini, baik berupa dukungan moral maupun material. Kita berharap banyak, kegiatan ini berkesinambungan, akan selalu dilaksanakan dan digalakkan pada setiap bulan Ramadhan dengan perencanaan dan persiapan yang lebih baik lagi dari tahun ke tahun.
  2. Barangkali pada bulan Ramadhanlah saat yang paling tepat untuk bekerjasama bahu membahu antara orang tua dan guru, dalam menciptakan masyarakat madani yangkita cita-citakan selama ini. Salah satu usaha ke arah itu adalah dengan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita dengan mengedepankan pendidikan ke-Islaman, sehingga masa depan anak cucu kita gilang gemilang, penuh rahmat dan ampunan dari Allah Sang Pemberi rahmat dan ampunan
Read 158 times
Rates
(0 Vote)

Beri Komentar

Kode Keamanan *
Click to reload image